solar water heater

Jika Anda ingin memasang solar water heater sendiri di rumah, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Meski terlihat mudah, ternyata pemasangan alat ini tidak bisa dilakukan sembarangan, lho, sebab akan berakibat fatal bila terjadi kesalahan. Misalnya saja, terdapat komponen yang rusak sehingga Anda perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk memperbaikinya.

Tentu Anda tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Oleh karena itu, mari simak tips pemasangan solar water heater yang tepat untuk meminimalisasi terjadinya kesalahan saat memasangnya!

Tips Pemasangan Solar Water Heater

  1. Lokasi Pemasangan: Solar water heater merupakan pemanas air yang menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi utamanya. Maka dari itu, sebaiknya pilihlah lokasi yang selalu terpapar sinar matahari, kemudian pasanglah alat tersebut menghadap ke arah datangnya matahari. Dengan demikian, panel kolektor pada alat tersebut akan mendapat pasokan panas yang lebih banyak sehingga mampu memanaskan air dengan lebih efektif.
  2. Kapasitas Air: Hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah kapasitas tangki yang akan digunakan. Sebaiknya, sesuaikan kapasitas air dengan jumlah anggota keluarga yang menggunakan air panas. Sebagai referensi, pilihlah pemanas air berkapasitas 100 liter jika keluarga Anda beranggotakan 2-4 orang. Namun, bila anggota keluarga mencapai 5-7 orang maka gunakanlah pemanas air berkapasitas 300 liter. Penggunaan kapasitas solar water heater yang tepat sejatinya dapat membantu Anda agar mendapat air panas dengan lebih cepat, tanpa perlu menunggu air terlalu lama dipanaskan.
  3. Pipa yang Digunakan: Untuk mengalirkan air panas dari solar water heater, diperlukan pipa yang bersifat tahan panas, antikorosi, dan tahan terhadap tekanan tinggi. Jika pipa yang digunakan tidak memenuhi kriteria tersebut, besar kemungkinan akan terjadi kebocoran yang dapat memengaruhi performa mesin pada pemanas air. Selain itu, sebaiknya Anda juga memilih pipa yang fleksibel agar lebih mudah dihubungkan dengan unit pemanas air saat sudah terpasang di atap. Tidak hanya jenis pipa, jumlah pipa yang akan digunakan pun perlu diperhatikan. Anda perlu menentukan terlebih dahulu tempat apa saja yang memerlukan air panas. Dengan demikian, Anda bisa mengetahui seberapa banyak pipa yang perlu digunakan untuk menyalurkan air dan untuk bagian instalasi.
  4. Hubungkan Pipa Dengan Benar: Pastikan pipa yang menghubungkan panel surya dengan tangki penyimpanan air terpasang dengan benar dan tahan tekanan. Pastikan tidak ada kebocoran pada sambungan pipa untuk memastikan aliran air yang efisien dan tidak ada air yang terbuang karena bocor.
  5. Periksa Kestabilan Struktur Penyangga: Pastikan struktur penyangga yang mendukung panel surya kokoh dan stabil. Mengecek keamanan dan stabilitas struktur adalah kunci untuk mencegah kerusakan atau kebocoran di masa mendatang sehingga tetap aman.
  6. Sesuaikan Kemiringan dan Arah Panel Surya: Panel surya harus dipasang dengan sudut kemiringan yang tepat dan menghadap ke arah matahari. Posisi ini dapat membantu memaksimalkan penyerapan cahaya matahari. Di belahan bumi utara, panel harus menghadap ke selatan, sedangkan di belahan bumi selatan, panel harus menghadap ke utara.

Nah, itulah beberapa tips pemasangan solar water heater yang bisa Anda terapkan.

Masih merasa kesulitan atau tidak yakin untuk memasang pemanas air sendiri di rumah? Serahkan saja urusan instalasi tersebut pada teknisi Pemanas Air Indonesia yang sudah berpengalaman!

Dengan membeli unit solar water heater di Pemanas Air Indonesia, Anda tidak perlu repot memasang sendiri karena kami memberikan layanan instalasi GRATIS!

Tertarik menikmati air panas di rumah dengan proses instalasi yang aman tanpa biaya tambahan? Hubungi kami di nomor 0812-8609-3507 atau kunjungi Instagram kami di @pemanasair.id sekarang juga!

Complete and Enjoy Your Life.

By login

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *